Metode Berdakwah Syar'i


 
Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah سبحانه و تعالى, kita memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampunan  kepada-Nya serta memohon perlindungan kepada-Nya atas segala keburukan tingkah laku dan amal perbuatan kita. Karena barang siapa yang diberikan Allah hidayah yakni termasuk dalam orang-orang yang mendapatkan petunjuk, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyeasatkannya.
Dan sebaliknya  , barang siapa yang diberikan Allah kesesatan, maka tidak seorangpun yang dapat memberikannya petunjuk.
Sholawat dan salam tetap tercurahkan  dan terhaturkan kepada suri tauladan kita yang telah membawa peradaban seluruh ummat manusia terkhususnya ummat muslim dari alam jahilyyah dan kegelapan menuju ke alam ilmu yang terang-benderang yang memungkinkan seluruh ummat manusia dapat membedakan antara yang haq dan batil, tidak lain baginda Rosulullah صلى الله عليه و سلم, para sahabat, dan para pengikutnya yang istiqomah dengan sunnah beliau hingga akhir zaman.
Para sahabatku seiman dan seaqidah,, 
Metode berdakwah adalah
salah satu kriteria yang harus dipenuhi oleh seorang pendakwah  untuk memberikan pemahaman dari nilai-nilai dakwah tersebut kepada masyarakat. Karena sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwasannya tujuan dari pada dakwah itu sendiri tidak lain mengajak para pendengar, pembaca, maupun orang yang melihat agar dapat  mengimplementasikan isi dan tujuan serta nilai-nilai yg terkandung dalam dakwah tersebut dalam kehidupan berislam dan bermasyarakat.

Dalam hal ini, saya lebih menspesifikan metode berdakwah tersebut dalam kaitan kaifyyah da'wah ahlisunnah wal jama'ah, yaitu metode berdakwah jama'ah ahlusunnah yang In sha Allah tidak keluar atau menyelisihi dari pemahaman al-qur'an dan as-sunnah Rosulullah صلى الله عليه و سلم. Membahas tentang dakwah, tentunya berdakwah itu tidak hanya sekedar berdiri di depan khalayak ramai dengan menggerakkan lisan melalui sebuah minbar, yang biasa disebut dengan dengan berpidato atau berkhutbah. Akan tetapi, berdakwah juga dapat dilakukan melalui sikap, perbuatan sehari-hari dan segala macam tindakan yang dilakukan untuk mengajak orang lain untuk berbuat baik.

Para pembaca yang In sha Allah dirahmati oleh Allah سبحانه وتعالى, disamping itu, sungguh telah menjadi hal yang sangat diprihatinkan pada dewasa ini yang dimana begitu banyak permasalahan-permasalahan dari kalangan para da'i ahlu sunnah wal jama'ah yang tidak mendapatkan respon yang baik dari kalangan masyarakat dikarenakan tidak memiliki metode-metode yang cukup matang dalam berdakwah pada masyarakat itu sendiri, baik itu pada kalangan orang awam maupun pada kalangan orang berilmu. Untuk itu penulis memberi sedikit tips-tips/tata cara/metode berdakwah yang sekiranya bisa membantu kita semua untuk merealisasikan iman dan islam yang ditanamkan oleh Allah سبحانه و تعالى  dalam dalam hati setiap kaum muslimin dan muslimat , yaitu dengan berjihad melalui dakwah di jalan-Nya untuk mencari keridoan-Nya.

Adapun tips-tips atau metode berdakwah tersebut sebagai berikut:


  •  Pendekatan


Salah satu syarat yang tidak kalah penting yang harus dipenuhi seorang pendakwah atau da'i ialah pendekatan dengan membabgun kerukunan ukhuwah islamyyah antar sesama muslim dimasyarakat tersebut baik itu dengan cara mendekatkan persamaan secara pribadi maupun secara aqidah sesama muslim. Karena dengan cara  itulah masyarakat dapat berlapang dada sehingga memudahkan kita untuk diterima masyarakat dalam berdakwah.

  •  Mendahulukan yang penting


موسى قال كَانَ رسولُ الله صلى الله عليه وسلم اِذَا بَعَثَ اَحَدًا مِنْ اَصْحَا بِهِ فِي بَعْدِ اَمْرِهِ قال بَشِّرُوْا وَلَا  تُنَفِّرُوْا وَيَسِّرُوْا  ولا تعسرو
(و ( اخرجه مسلم في الج

“Dari abi Burdah dari abi Musa ia berkata, Rasulullah SAW jika mengutus salah seorang sahabatnya dalam suatu perkaranya Nabi bersabda: “ buatlah mereka bahagia dan jangan kau buat takut, dan permudahlah jangan kau persulit”. ( H.R Muslim dalam kitab jihad ).

Oleh sebab itu, maraknya masyarakat islam yang kurang bahkan tidak sama sekali mengimplementasikan atau merealisasikan rukun islam itu sendiri dan yang terlebih parah lagi hanya sekedar mengedepankan indentitas untuk kepentingan pribadi dan hawa nafsu semata, disebabkan mereka telah menanamkan sendiri pemahaman yang sulit dan pemahaman seolah-olah semua ajaran dalam islam itu sendiri adalah kewajiban yang harus dipenuhi. Sehingga, itulah menjadi salah satu sebab kurang bahkan hilangnya semangat dan motivasi untuk mempelajari dan mentadaburi islam itu sendiri. Maka dari itu seyogyanya kita sebagai kaum muslimin baik dari para da'i atau kalangan ahli ilmu lainnya agar sekiranya mengisi dakwah kita dengan  mengedepankan yang lebih penting diatas yang penting. Diantaranya ialah ilmu tauhid dan aqidah serta ilmu-ilmu yang bersifat wajib kemudian beraifat sunnah. Degan cara seperti ini, In sha Allah dengan perlahan namun pasti, kita akan mudah untuk memberikan pemahaman-pemahaman islami kepada masyarakat. 


  •  Menyampaikan dengan baik dan lemah lembut

Dalam banyak ayat Allah سبحانه وتعالى mengajarkan kita bagaimana menyampaikan dakwah atau nasihat kepada orang lain dengan cara santun dan lemah lembut, diantaranya dalam ayat berikut :

فبما رحمة  من الله لنت لهم ولو كنت فظا غليظا القلب لانفضوا من حولك فاعف عنهم واستغفر لهم في الأمر فإذا غرمت فتوكل على الله إن الله يحب المتوكلين
(العمران : ١٥٩)

"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu..." (Q.S Ali Imron/3:159).
Ayat di atas menunjukkan bahwa dalam memberikan nasihat janganlah kita berlaku kasar , egois , sok tau , merasa paling benar , mereka pasti tidak akan bersimpati kepada kita bahkan tidak mau lagi menggubris nasihat kita.

Di ayat lain Allah juga menegaskan: 
ادعوا الى سبيل ربك بالحكمة والموعظة الحسنة وجداهم بالتي هي احسن  إن ربك هو أعلم بمن ضل عن    سبيله وهوأعلم بالمهتدين
(االنحل : ١٢٥)

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. ( An-Nahl : 125). 

  •  Memperhatikan tingkat pendidikan

Tingkat pendidikan dan kemampuan berpikir adalah objek dakwah yang harus menjadi pertimbangan dalam menyampaikan dakwah kepada masyarakat sehingga maksud dan tujuan dakwah dapat tercapai, dalam sebuah riwayat disebutkan :
Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu anhu berkata, "Bila engkau berbicara kepada manusia tentang agama ini tetapi pembicaraanmu tidak sesuai dengan tingkat pemahaman mereka, maka omonganmu itu akan menjadi sebab fitnah." (Riwayat Muslim dalam shahihnya).

  •   Menggunakan bahasa yang sesuai

Bahasa yang digunakan hendaknya bahasa yang dapat dipahami dan sesuai dengan tingkat intelektual objek dakwah. Tidak lain membedakan tingkat pembicaraan kepada setiap audients atau pendengar. Oleh karenanya, ketika kita berbicara di hadapan kalangan masyarakat awam, gunakan bahasa yang berbeda dengan yang digunakan untuk berceramah di hadapan kaum terpelajar, dan sebaliknya. Maka dari itu, gunakanlah kata-kata yang mudah dan dapat dipahami sesuai dengan usia anak serta daya tangkap dan nalarnya. Ali bin Abi Thalib r.a. berkaata : 
“Berbicaralah kepada manusia dengan apa yang dapat mereka fahami, apakah kalian suka kalu mereka nanti mendustai Allah dan Rasul-Nya?” (Riwayat Al-Bukhari dalam sahihnya).


  • Memperhatikan budaya dan kebiasaan masyarakat

     Berbaur dan Ikutilah budaya selama itu tdk menyelisihi syariat yang dibawah oleh Rsulullah صلى الله عليه و سلم, terlebih lagi jika itu berkaitan dengan aqidah. Akan tetapi, jika  itu menyelisihinya maka berdakwalah secara pelan-pelan, lembut dan pasti.


Dibawah ini terdapat video penjelasan Dr. Zakir Naik Hafizhohullah tentang persatuan kaum muslimin dalam perbedaan pandangan (disarankan) :

                                        

Alhamdulillah, semoga ini dapat memberikan setidaknya sedikit pencerahan untuk kita semua terlebih khusus lagi untuk diri saya pribadi sebagai penulis agar senantiasa merealisasikan nikmat iman dan islam melalui jihad dakwah di jalan Allah subhana wa ta'ala. 
Wa Allahu A'lam.

Follow me:
⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩
♟Instagram⇨www.instagram.com/@Novri_Warouw
♟Twitter⇨www.twitter.com/@Novri_Muslim96
♟Telegram ⇨@Novri_Warouw
♟D167598D



Klik Add LINE
E-Mail: Novri_Muslim96@yahoo.com/Novri.Albir15@gmail.com

♥♥♥(:Kririk Dan Saran Sangat Diperlukan:) ♥♥♥

Related Posts:

0 Response to "Metode Berdakwah Syar'i"